JellyPages.com

Monday, December 3, 2012

PEDIHNYA SAKARATUL MAUT

Suatu ketika Nabi Idris telah dikunjungi oleh Malaikat Izrail.Kemudian Beliau bertanya,"Hai Malaikat Izrail,kedatanganmu ini untuk mencabut nyawa atau berkunjung."

Lalu Malaikat Izrail menjawab bahwa kedatangannya itu untuk berkunjung dengan izin ALLAH.

Setelah mendengar jawaban Malaikat Izrail
,Nabi Idris berkata lagi,"Hai Malaikat Izrail,saya ada keperluan denganmu."

"Kepentingan apa itu?" kata Malaikat Izrail.

Setelah sejenak menghela nafas,Nabi Idris pun menjawab,"Kepentinganku denganmu adalah supaya engkau mencabut nyawaku dan kemudian ALLAH SWT menghidupkan kembali agar aku dapat lebih giat beribadah kepada ALLAH SWT setelah aku merasakan sakaratul maut."

Malaikat Izrail keheranan mendengar permintaan Nabi Idris.

Tapi ALLAH memberi wahyu kepada Malaikat Izrail agar dia mencabut nyawa Nabi Idris.

Seketika itu juga Malaikat Izrail mencabut nyawa Nabi Idris a.s.

Setelah menjalankan tugasnya itu Malaikat Izrail menangis atas kematian Nabi Idris sambil memohon kepada ALLAH untuk menghidupkan kembali Nabi Idris a.s.

Kemudian ALLAH mengabulkan permohonan Malaikat Izrail,maka Nabi Idris pun hidup kembali.

Malaikat Izrail bertanya kepada Nabi Idris a.s.

"Hai Saudaraku,bagaimana rasanya sakaratul maut itu?"

Nabi Idris a.s menjawab,"Sesungguhnya rasa sakaratul maut itu saya umpamakan binatang yang hidup dilepas kulitnya dalam keadaan hidup-hidup dan begitulah rasanya sakaratul maut bahkan lebih seribu kali sakit."

Malaikat Maut menjawab,"Secara halus dan berhati-hati aku mencabut nyawa yang seperti itu selama-lamanya. Itulah sahabatku sekelumit kisah tentang pedihnya sakaratul maut. Seorang Nabi pun juga merasakan hal yang sama dan terasa sangat pedihnya kala nyawa terlepas dari badan."

Semogo sedikit kisah di atas bisa sebagai pelajaran dan renungan untuk kita semua agar selalu meningkatkan bekal sebelum nyawa terlepas.....Aamiin ya Rabbal'alamin.

No comments: