JellyPages.com

Tuesday, February 26, 2013

Mereka adalah .....

Orang yang berkubang dalam kenikmatan dunia, dia tidak mengingat kematian, bila pun dia mengingatnya, maka hal itu karena penyesalannya atas dunianya dan sibuk mencelanya. Bagi orang seperti ini, mengingat kematian hanya semakin menjauhkannya dari Allah.

Orang yang bertaubat yang memulai (berusaha meninggalkannya), dia memperbanyak mengingat kematian dalam rangka menumbuhkan rasa takut dari hatinya, sehingga dia bisa bertaubat dengan sempurna, terkadang dia membenci kematian karena takut mati sebelum menyempurnakan taubat atau sebelum menyiapkan bekal cukup.

Orang seperti ini dapat dimaklumi bila dia membenci mati, dengan ini dia tidak termasuk ke dalam sabda Nabi shollallaahu 'alayhi wa'alaa aalihi wasallam, من كره لقاء الله كره الله لقاءه "Barangsiapa membenci bertemu Allah, maka Allah membenci bertemu dengannya." {Shohiihul jami', no.5964} Dia membenci bertemu ALlah karena keterbatasan dan kelalaiannya, seperti orang yang tidak segera menyambut orang yang dicintainya karena sibuk menyiapkan diri untuk menyambutnya dalam penampilan yang diterimanya, maka hal ini tidak dianggap sebagai pembenci mati. Tanda orang ini adalah bahwa dia selalu bersiap-siap untuknya, tidak ada kesibukan baginya kecuali itu, bila tidak maka dia tergolong kelompok pertama. -

Orang yang berilmu tentang Allah, dia selalu mengingat kematian karena ia adalah saat bertemu dengan kekasih, dan dia tidak melupakan saat pertemuan itu. Orang ini biasanya justru merasakan lambatnya kematian, dia menginginkannya agar bisa terbebas dari alam para pendurhaka dan berpindah ke sisi Robbul alamin. [Mukhtashor Minhajul Qoshidin 'Inti Sari Ihya' Ulumuddin' (terjemah), tahqiq Asy-Syaikh Zuhair Asy-Syawisy, Penerbit Darul Haq, hal.706-707.]

No comments: